![]() |
| Kayanya mesti banget kalo ke Ikea foto di sini |
![]() |
| Itu coba sampe ada yang niat tidur di situ hehe |
![]() |
| Swedia meatball yang hits banget.. rasanya lumayan lah |
Judul : Ayah
Karya : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2015
Jumlah hal : 396 Hal.
Musim adalah giwang puisi
Hujan adalah kalung puisi
Bulan adalah gelang puisi
Cincin adalah perhiasan
Dimana cinta Sabari yang luar biasa, boleh di katakan gila, terus menerus konsisten melampaui akal sehat bahkan membuat segala syarat dan kondisi cinta terpatahkan.
Kemudian Zorro datang, sosok anak kecil yang menjadikan cinta Sabari makin berlipat-lipat ganda, segala sendi-sendi pengharapan akan balasan Cinta Marlena yang tak kunjung datang di balas tunai oleh cinta baru yang memanggilnya dengan sebutan, Ayah.
Nov 13, 2015.
Judul : Lelaki Harimau
Karya : Eka Kurniawan
Penerbit : Gramedia Pustaka
Kesan pertama baca novel fiksi ini adalah rumit.
Rumit karena kata-katanya yang terlampau indah, tidak bisa di baca hanya sekilas dan selewat-selewat saja kalau tak mau rugi :D
Membaca 190 halaman rasanya di buai oleh keindahan kata-kata penulis yang tanpa jeda. Semuanya di balut frase hingga paparannya semua terasa nyata, 5 indra perasa kita seolah-olah terlibat disana, hidup seperti tetangga yang tidak di sebut namanya tapi tau benar seluk beluk kisahnya.
"Senja ketika Margio membunuh Anwar Sadat..."
adalah kalimat pembuka di bab pertama yang tanpa tedeng aling-aling di sodorkan penulis ke mata pembaca masih di halaman pertama. Konflik di muka membuat alur cerita berjalan maju, sekaligus mundur untuk membuat relasi tiap bab kokoh hingga kembali ke halaman pertama.
Satu-satunya buku yang saya baca kembali ke bab pertama setelah sampai di halaman terakhir. Luar biasa banget! :D
Margio adalah pemuda dua puluhtahunan, sosok manusia yang memiliki kesabaran maha dewa sekaligus sisi liar terbuas.
Hanya butuh satu triger untuk membuka pintu keluar sisi hewani kita, Itulah kenapa Margio membunuh.
Nov 6th, 2015.
Sinopsis
Cinta adalah bagian dari emosi yang paling kuat dalam mendorong manusia untuk bertindak. Begitu banyak kisah cinta yang di ceritakan ulang, setragis cinta Romeo dan Juliet atau kisah cinta bak 'negeri dongeng' milik Chelsea dan Glen Alinskie. Mereka sama-sama berjuang dalam proses menyatukan dua hati manusia dalam satu atap, penerimaan dan pengesahan sosial.
Tidak ada drama berarti dalam kisah cinta Dylan dan Ruby, mereka juga bukan pesohor yang di intai kamera, Hanya dua pasang manusia biasa, yang saling jatuh hati. Saat dylan meminta Ruby menjadi bagian hidupnya, kedua orangtua mereka tidak keberatan, keluarga besar menerima, teman-teman mendukung, bahkan alam semesta merestui.
Perjalanan yang lancar tanpa hambatan di awal pernikahan memang terdengar menjanjikan masa depan yang kurang lebih sama. Tapi, Dylan dan Ruby (tak terkecuali) berhadapan dengan tahapan life crisis, 5 tahun pertama pernikahan yang penuh ujian.
Mereka bertanya-tanya, apakah perjalanan panjang yang sejak awal mula di persiapkan dengan segala restu cukup kuat untuk bertahan,
lalu bagaimana dengan yg tidak?
"Life crisis" akan memberikan jawaban-jawaban mengenai "life behind the close door, The person in a marriage" bahkan sebelum kita mempertanyakannya. Cinta Ruby dan Dylan seperti secangkir teh yang di suguhkan oleh tuan rumah, anda harus meminumnya untuk penghormatan sekaligus pelepas dahaga yang melegakan.
---
Ruby resah. Keresahannya sudah tidak bisa di tolerir lagi. Out of planet, tingkatnya.
Karir atau anak?
Pertanyaan sejuta umat.
Ruby baru 26 tahun. Progres karirnya baik, walau tidak melesat. 5 tahun berkarir sebagai perempuan bekerja dan 1 tahun sebagai ibu pekerja, memiliki tekanan yang berbeda. Terimakasih mark zuckeberg dan pendiri whatsapp karena berkat mereka, kini ilmu parenting bertebaran dan seperti virus mampu menyusup dan menggerogoti keyakinan ibu yang mengalihkan pendidikan anaknya di tangan pengasuh. Rasa bersalah yang semakin hari semakin tak enak di kunyah.
Ruby punya problem sendiri, anaknya Emyr yang berusia 1.5tahun di asuh oleh Nyai, bukan, bukan baby sitter berseragam dan berpengalaman! tapi buyut Emyr Berusia 70 tahun!
Banyak hal yang tidak di sukai Ruby soal pola asuh dari Nyai (nenek dalam bahasa betawi) semua-semuanya bertentangan, bahkan nuraninya menentang dan mengejek sisi manusiawinya. Buyut mengasuh cicit? Apa kata dunia.
Hingga suatu hari Ruby sanggup menandatangani surat resign dan memulai petualangannya sebagai ibu rumahan. Dylan,suaminya seperti biasa, jarang menunjukan pendapatnya, bagi dia semuanya "tidak apa-apa"
Hingga suatu hari, di hari ke 105 yang melelahkan, Nyai berpulang tanpa suara, di kursi goyangnya sambil memangku Emyr.
Ruby tahu hari-hari gelap mulai membayanginya ketika dylan mulai menganggap semua bermasalah semenjak kepergian nyai.
Triger.
Pelatuk pistol telah di tarik.
Tak ada drama sejak kisah mereka di mulai
Tapi kini tak ada hari yg biasa saja
Dylan melipatgandakan keahlian tak bersuaranya berkali-kali lipat seperti orang bisu
Dylan tak lagi bangun pagi untuk berolahraga, dia bahkan lupa untuk mengajak Emyr morning walking
Sebagai suami, dylan lupa kalau istrinya masih eksis di dunia
Saat dylan mulai bersuara dan mengalirkan emosinya (yang sayangnya penuh sampah ), dylan menjadi orang yang skeptis dan sinis, menjadikan Ruby sebagai sandsack.
Dylan memiliki keahlian menyakiti orang hanya dengan sedikit kata-kata. Dia mulai membahas awal mula hubungan dengan Ruby, menyiratkan penyesalan karena menganggap semua selalu baik2 saja (naif), membahas keluarga Ruby, pola asuh Ruby yg sok modern, perubahan ruby sejak di rumah, konfrontasi pola asuh saat nyai masih hidup dan sejuta bahan untuk memojokan ruby sampai perempuan itu kehilangan oksigen untuk bernafas dan dunianya menjadi gelap siang dan malam seperti negara di tepi atlantik.
Setiap orang punya masa lalu dan banyak di antaranya sampah tak berguna.
Mereka, sebenarnya tahu, apakah mereka membawa-bawa sampah itu kemanapun atau berhalusinasi bahwa sampah itu tak pernah ada di bahu mereka. Dylan yg terakhir.
Ruby, yang juga kerepotan membawa sampah masa lalunya, acapkali merasa keputusan membuang masa lalu dan masa depan bersama dylan adalah yang terbaik.
Saat kertas gambar Emyr penuh coretan tak jelas, buram dan hampir jebol karena penekanan yg terlalu dari tangan anak usia 1.5y itu, insting Ruby mengatakan sebaiknya kertas itu masuk ke tempat sampah. Tapi pernikahan bukanlah kertas, dan orang yang menyerah dalam ujiannya biasanya memang akan menjadi sampah.
And one million dollar marriage -question muncul :
Apakah segala permulaan yg baik akan selalu memberi jalan yang baik dan tujuan yang baik?
Lalu bagaimana mereka yang memulainya dengan buruk?
Seperti papa dan mamanya, seperti kaka perempuannya, atau kah seperti bapak dan ibu mertuanya yang memulai dengan baik setelah keburukan menimpa mereka?
Sambil mengatasi kelelahan rumah tangga, gejolak emosi dan perang batinnya sendiri (wanita memang multi fungsi!) Ruby mencoba mencari bantuan, pertama untuk dirinya sendiri, lalu untuk suaminya, dan ia berharap akan ada hasilnya kelak untuk Emyr, jika memang usahanya menghasilkan.
Kadang perjalanan yang di mulai memang baik, tapi kadang kendaraannya yg kurang fit..
Bagaimana dengan mereka yg memulai dengan buruk? Ia bergidik melihat kengerian di hadapannya, ia hanya tak mau mengulang di sejarah hidupnya.
#SHARE ARTIKEL KIJAR
22.10.15
"Komunikasi Pasangan".
Kemarin sudah bahas ttg Komunikasi baik, benar n menyenangkan dengan anak. Sekarang mari kita bahas cara komunikasi dengan pasangan
Jam diskusi :
Pukul 13.00 BBWI s.d selesai
Penanggung Jawab Artikel : Izzet
-----------------------------------------
Disclaimer :
1.Artikel berikut bisa di temukan di bentuk forum parenting lainnya. Artikel ini disebarkan dengan sumber yang disebutkan dengan tujuan berbagi informasi berharga.
2.Artikel berikut bisa jadi belum cocok untuk kondisi masing-masing keluarga namun memahami isi materi dengan baik bisa jadi sangat berguna di kemudian hari.
3.Dipersilahkan menyebarkan artikel dengan menyebutkan sumbernya.
4.Silahkan menyimpan artikel atau bisa mengunjungi blog KIJAR.
5.Dipersilahkan untuk berkomentar dan bertanya atas isi materi untuk di diskusikan bersama-sama dengan bahasa yang hangat dan santun.
SOURCE : rangkuman seminar Ibu Elly Risman, Psi
Pernikahan itu terdiri dari harapan, mimpi dan realitas. Tetapi ternyata setelah menikah, realita yg dihadapi berbeda dengan harapan dan mimpi. Realitasnya yaitu kebutuhan beda, marah mencuat, selfish narcist, menghakimi, mencap, sunyi di hati. Kita bersama suami tp seperti berasa di planet yg berbeda. Kemudian harapan antara suami istri yg timbul tenggelam.
Menghadapi realita ini, perlunya kita berkomunikasi dengan pasangan dengan benar sehingga tidak merasa terperangkap di hati sendiri, yaitu merasa tak ada pintu masuk atau jalan keluar. Analoginya spt api dalam sekam, semangat redup karena hati luka dan merasa sendirian. Semua perasaan terkunci di hati sendiri, sulit ditemukan dan diberi pertolongan.
Akhirnya masing2 mencoba bertahan karena berfikir siapa tahu berubah. Akibatnya iklim rumah tangga tidak nyaman. Padahal kita memasuki krisis usia separuh baya. Wanita paruh baya atau midlife usia 30 thn keatas biasanya tidak menyadari krisis usia paruh baya ini. Salah satu ciri2nya adalah mulai bertanya-tanya sisa umur akan digunakan untuk apa. Pada masa ini, pria dan wanita akan mengalami perubahan fisik dan hormonal (emosional) yg keduanya mengakibatkan perubahan persepsi. Ciri lainnya adalah wanita mengalami menopause. Ternyata berdasarkan penelitian terbaru bukan hanya perempuan yg mengalami menopause, laki2 juga akan mengalami (MANOPAUSE). Kebanyakan pada pria mengalami "sandwich feeling" yaitu perasaan tertekan karena terhimpit keadaan. Krisis usia paruh baya ada tema seminar tersendiri, jd sy ga akan bahas sekarang (karena belum pernah ikut seminarnya juga) ^^
Mengapa komunikasi pasangan penting? Karena iklim rumah merupakan pondasi keuarga dan berpengaruh pd kesehatan pribadi. Kesehatan anggota keluarga merupakan cerminan kekuatan, kelemahan dan kesulitan perkawinan. Komunikasi ini jg penting untuk kelanjutan dan kepuasan hidup.
Otak manusia sejatinya adalah pusat perasaan / emosi. Jadi semua perasaan berpusat di otak, bukan di hati. Otak merupakan sumber motivasi, jika kita sedang bermasalah, maka tidak ada motivasi utk mengerjakan apapun termasuk pekerjaan rumah tangga n bermain dgn anak. Otak juga merekam memori sehingga ketika orang stres, maka yg akan terjadi adalah cepat lupa. Otak juga mendukung PFC dalam merasakan kenikmatan. Otak pula yg mengontrol sistem syaraf simpatik: jantung, paru-paru, usus dan organ seks. Jd tidak heran jika orang yg stres, maka sistem ini mengalami masalah. Jadi, bisa dikatakan orang yg sering sakit-sakitan, mengindikasikan adanya masalah dalam rumah tangganya.
Dari hasil kuisioner, trnyt hal2 yg tidak disukai dr suami adalah emosional (15%), kurang romantis (15%), cuek (9%), sibuk dengan hp (6%), sisanya sebagian kecil adalah kurang tegas, jarang memeluk, kurang waktu, tidak jujur, kurang inisiatif, bermain hati, kurang inisiatifm terlalu percaya sm orang.
Sedangkan berdasarkan kuisioner harapan istri ke suami adalah lebih perhatian (11%), lebih komunikatif, tanggung jawab dll.
(Untuk sebaliknya, sy tdk mencatat krn sedang ke restroom)
Faktor apa yg menentukan kelanggengan:
1. Jodoh rahasia Allah
2. Se-kufu supaya tidak timpang
3. Memiliki kekuatan impian, harapan
4. Keduanya memiliki kekuatan komitmen
5. Harus memiliki kemampuan berbagi
6. Memiliki nilai-nilai dasar yg sama
7. Kesamaan minat
Menurut riset pasangan yg langgeng adalah yang:
1. Taqwa
2. Syukur
3. Sabar
4. Beramal shaleh
5. Memiliki keterampilan interpersonal yaitu:
- Mengenali diri sendiri
- Mengetahui perbedaan laki2 n perempuan
- Keterampilan mendengar
- Komunikasi yg bersih dan jelas
- Kemampuan negosiasi
- Memahami dan merubah apa yg kadung salah
- Membuat harapan yg realistis, peran yg tepat
- Belajar menerima pasangan apa adanya
Yang dibutuhkan dari kita:
1. Keinginan yg kuat untuk berubah
2. Berupaya melakukan " mendengar yg baik dan benar
3. Mencoba merubah perilaku, bila salah coba lg sehingga terampil jd pasangan.
KETERAMPILAN INTERPERSONAL
1. Akar masalahnya:
- Lupa masing2 suami istri individu unik
(QS 3:6. Begitu juga dengan masing2 anak, unik sehingga perlu perlakuan khusus.
- Diasuh dan dibesarkan dengan cara yg berbeda: ID, Ego, Super Ego
* ID : kesenangan dan menghindari rasa sakit
* Ego: realitas sebagai hasil kompromi antara tuntutan ID - super ego n dunia sekitar.
* Super ego: moralitas, hati nurani
Struktur ego state
- Parent ego state: pikiran, sikap, tingkah laku n perasaan yg diperoleh dr orang tua atau figure orang tua
- adult ego state: pikiran, sikap, tingkah laku dan perasaan yg merupakan respons langsung terhadap realitas yg ada sekarang
- child ego state: : pikiran, sikap, tingkah laku dan perasaan yg diperagaan ulang dr masa kanak-kanak atau keputusan dimasa kanak2
Fungsi ego state:
-Critical parent vs nurturing parent
-Adult: tidak menghakimi, open minded, interested, percaya diri dan realistis
- pemberontak atau adaptive child vs free child
Dasar perbedaan laki-laki perempuan
Akar masalahnya adalah kita tidak tahu Allah menciptakan otak laki-laki n perempuan tidak sama sehingga salah pengertian dan harapan.
Ada 7 perbedaan struktur otak laki n perempuan:
1. Ukuran
2. Corpus collosum perempuan lebih tebal
3. Cortex perempuan berke,bang lebih dulu
4. Otak laki-laki terpusat pd hubungan dan kegiatan spasial
5. Serotonin di hypothalamus lebih byk pd perempuan
6. Hypothalamus laki-laki mengeluarkan lebih banyak testosterom daripada serotonin
7.Perbedaan struktur dlm menggunakan kedua belahan otak
SALAH PENGERTIAN
*Laki-laki:
1. Merasa dirinya mampu - perlu dihargai bukan diingatkan
2. Mudah tenggelam dlm pikiran/masalahnya dan tidak mudah ceritakan pd perempuan
3. Sulit utk perduli, mengerti dan respek
4. Tidak mau/ sulit berubah
5. Tidak suka diajak ngomong
6. Dikira membutuhkan jalan keluar, dikasih saran
7. Tidak terbiasa melakulan hal2 spt itu
8. Lebih baik tidak repot2 daripada marah
*Perempuan
1. Cenderung mengingatkan,.bertanya
2. Tidak bercerita,.merasa diabaikan, tidak diperdulikan
3. Menunggu terlalu lama -> balik mendiamkan
Si lelaki : lho kenapa?
4. Tidak mau /sulit berubah
5. Kebutuhan utana: ngomong
6. Menyampaikan rasa butuh didengarkan, diterima, dimengerti
7. Melakukan bnyak hal untuk menyenangkan hati pasangannya -kurang dihargai
8. Mengharapkan yg serupa, tidak kesampaian -> marah
Laki-laki jika sedih: butuh waktu dan ruang - menerapkan yg sama
Perempuan jika sedih: ingin berbagi cerita, didengarkan, disentuh, dipeluk oleh yg dicintai
PERBEDAAN PSIKOLOGIS > saling melengkapi
*Laki-laki:
1. Lebih pd pencapaian tujuan, kerja, logika, kekuasaan
2. Kesadaran ttg masalah : menyempit (centripetal)
3. Stres: terfokus pd pemecahan masalah n dirinya
4. Tanda stres: menarik diri, grumble n diam
*Perempuan
1. Lebih intuitive, cinta, komunikasi, n keharmonisan hubungan
2. Kesadaran ttg masalah: melebar (centrifugal) -> lupa diri sendiri
3. Stres: semakin sadar berbagai masalah disekitarnya
4. Tanda stres: " kepenuhan"
Reaksi berlebihan dn kelelahan
KOMUNIKASI
*Laki-laki:
1. Berfikir dulu sebelum ngomong: apa tujuannya
2. Melihat: detail-komplit
3. Dompet
4. Telepon -fokus
5. Nyetir jgn diganggu
6. Stres: absen
*Perempuan:
1. Ngoming dulu baru berfikir- apa tujuannya
2. Melihat: komplit - detail
3. Tas tangan
4. Telepon bs nyambi
5. Nyetir mau diskusi
6. Stres: berlimpah2
Sulitnya mendengar:
1. Kita tidak terlatih
2. Lebih mudah membuat jarak
3. Memikirkan jawaban
4. Menyaring tanda2 bahaya
5. Mengumpulkan data-data utk mengutarakan pendapat
Mendengar terampil:
- bukan hanya diam di depan pasangan yg sedang bicara
- cari tahu apa (tanpa "baca pikiran) yg dimaksudkan, dikatakan dan dilakukkan pasangan
- membuat kita mengerti pasangan
- menikmati kebersamaan
- menciptakan dan melanggengkan keintiman
- mendengar yg benar: Commitment - kesepakatan & compliment
Mendengar yg benar
- mendengar yg benar dibedakan oleh niat
- Niat: MMBM (Mengerti, menikmati, belajar darinya, menolongnya)
Mendengar palsu
- Niat: bukan untuk MMBM
- Mendengar terkontaminasi oleh berbagai penghalang untuk mendengar yg baik yaitu:
1. Membaca pikiran
2. Gladi resik
3. Menyaring
4. Menilai
5. Berkhayal
6. Memberi saran
7. Menjadi lawan
8. Selalu benar
9. Menghindar
10. Segera setuju
Jalan keluar: MENDENGAR AKTIF
- merumuskan ulang
Penting-> rumuskan ulang apa yg baru saja dikatakan pasangan dgn bahasa sendiri. Dengan ini kita akan:
1. menghindari penghalang mendengar
2. Meluruskan dugaan atau interpretasi yg salah
3. Memberikan pasangan hadiah yg sangat beeharga dengan "didengarkan"
4. Meredakan marah
5. Membantu kita mengingat apa yg dikatakan pasangan
- mencari kejelasan
Dengan mencari kejelasan:
1. Membantu kita utk mendapatkan gambaran lebih luas dr apa yg bisa terdengar
2. Mendapat bayangan perasaan
3. Lebih memahami sudut pandang pasngan
4. Bs menanyakan: who, what, where, when n how
5. Tanykan bagaimana perasaanmu ttg hal itu
6. Contoh: Jd bgmn menurutmu?
- memberi umpan balik
1. Umpan balik dilakukan setelah merumuskan ulang, dan memperjelas, sehingga kita bisa memberikan reaksi kita
2. Utarakan tanpa menghakimi: pikiran, perasaan, pendapat, hasrat
3. Hindari dr berlawanan dan menyarankan
- komunikasi umpan balik
Yg perlu dilakukan:
1. Dengar dengan tubuh (pelihara eye contact, maju mendekat, condongkan kepala, mengangguk, ekspresi yg pas, bahasa tubuh terbuka, matikan hp, tv, radio)
2. Kalau jadi pembicara ( jelaskan pandangan dengan singkat, mulai bicara dgn mengatakan saya"), usahakan tidak menyalahkan dan memberi gelar, usahakan tidak menggunakan kata "selalu")
3. Kalau jd pendengar (berikan perhatian penuh thdp perasaan pendapat, dan kebutuhan, hindari ketidaksepakatan, debat, memperbaiki, ngomong balik, ajukan pertanyaan utk memperjelas saja)
4. Empati (membantu mengerti situasi pasangan dgn lbh jelas, msg2 sbnrnya sedang berusaha utk survive secara fisik maupun emosi, msg2 orang punya caranya sendiri)
KELUARLAH DARI MASALAH
- walau diciptakan berbeda,.di mata Allah kita sama
- kita semua memiliki hati yg oenuh cinta, cerdas unik, dianugrahi.kelebihan utk berbagi
- cara kita membangun dan menyatakan potensi yg kita miliki beda
- dengan saling respek n menghargai perbedaan, kita mencapai kenyamanan utk bersama
BIARKAN SETIAP ORANG MENJADI DIRINYA
Milikilah keterampilan komunikasi
Kembali ke ajaran agama
- Menggunakan Al-quran dan hadits sbg rujukan utama (rujukannya byk di Alquran, sy ga ketik disini krn buanyakkkk)
"Sebaik-baiknya lelaki adakah yg baik pada keluarganya"
EVITA NUH
SPECIAL TO THE GLOBE AND MAIL
Last updated Friday, Sep. 04, 2015 3:47PM EDT
Evita Nuh, 16, is always amused when her name lands on lists of notable young bloggers. She feels more like a veteran, since she’s been posting photos of (and essays on) her chameleonlike personal style since she was eight. (Photos courtesy of Evita Nuh)
“How and why did you start blogging?” is probably the question I’ve heard the most since 2008, ever since I was a naive little eight-year-old.
Back then, like so many other city girls who are attached to their gadgets, I found myself browsing around on my laptop, typed “cute dress” as keyword on Google and it sent me to a beautiful blog belonging to a French woman named Alix. I found myself obsessed; I would open it, close it and open it again. One day I said to myself, “Blogging sounds like a great idea. I’m sure I can make one.” I live apart from my mom, so I find it hard to explain or just talk to her about what’s happening in my life. So I thought making a blog could be a way for me to tell her how I’m doing and how I’m growing up.
So I started searching online and reading my father’s magazines about computers. Being a silly eight-year-old, I thought all blogs were fashion blogs, and so if I wanted to make one it had to be about fashion, which was easy for me – by the time I was six, I was already dressing myself and making shopping decisions.
I started my blog with full preparation and research. I took notes on everything. I knew I needed to have beautiful pictures and the stars seemed to align for me because at that time my older sisters were experiencing “camera fever” (as in “you just bought a DSLR and suddenly all you want to do is take pictures”). I asked them to take pictures for me and I started my blog, which I namedwww.jellyjellybeans.blogspot.com. People always ask, “Why jelly beans?” My answer: “Because I’m like jelly-bean candy. I’m unpredictable; I can be cutesy, but I’m sour inside – ha ha!” I was an obnoxious kid.
I never knew that my age would be such a big deal to people. I don’t think blogging is a hard thing to do. You just play dress-up, take pictures, and write your diary online – that’s all. (My math homework is way harder.) And it’s funny how my name is still on notable lists of young bloggers even though I’m actually an old player; I’ve been blogging for seven years now. I started so innocently, and never in a million years would I have thought that my blog could get me to where I am now, with people actually asking me about what the next big thing in fashion will be.
If you are my reader, though, you probably notice that I don’t follow trends. I wear what I want to wear. I dress for myself and me only, and if I feel good about something, I’ll wear it. I get my inspiration from anything: songs, movies, books or people around me. I can be as girlie as Barbie or a tomboy; I don’t have ground rules when it comes to fashion. I never actually try to send any messages through my blog because, honestly, I’m not that thoughtful. All I do is tell people my stories. So when people send me messages saying they feel more confident to dress up, and are inspired by my look and by how I show them it’s okay to be different through my posts – it feels magnificent. The feeling is better than any freebies, money, front-row seats or VIP invitations that I’ve received from doing my blog. The thought of my blog making people feel better about themselves is beyond belief.
Despite what adults think of teens – that we’re all just a bunch of drama queens who know nothing about anything yet – we do have real problems, from how to deal with a parents’ divorce to how to make friends. In our so-called drama phase, it’s nice to find other teenagers’ blogs that we can relate to when our parents and friends can’t seem to help. The teen blogger is there to fill the gap and help out by sharing everything on their blog. I actually receive many e-mails a day asking for advice about fashion, life and other things, or just from people saying that they can relate to me in so many ways, and how they find a friend in me. I once wrote about how I was bullied back in elementary school. It turns out so many teenagers are dealing with the same thing, and I even received an e-mail from a girl about how she almost gave up on her life because she has no friends, but she said she’s now better because she doesn’t feel alone anymore thanks to my blog. It’s an indescribable feeling knowing that I can help my peers through my blog and writing.
My blog is my playground, and I love to play characters through my outfits. I always believe that what you wear is a story about yourself, because like it or not, people judge a book by its cover – and you will want to have a standout cover.
I’ve always said that what makes me different from anyone else is that I actually have character, and that I don’t dress like everyone else. I personally hate it when something is on trend, and everyone starts looking the same. It took me months to design my bag for EN.PENS, the brand I own and creatively direct, because I wanted to design something really new. I’ve told my readers both on my blog and through my column (I work for Gogirl!, an Indonisian teen magazine), “Yeah, following trends makes you cool, but just as cool as everyone else. What you really need to be is cooler than everyone else and it’s actually easy. Just be you.” Don’t let all the ads and fashion media eat you alive. If you think about it, maybe that’s why bloggers are so important right now – because most standout bloggers are those who have their own unique style and look different from what you usually see in magazines or on TV. People actually love to see something new, and probably wish they had the courage to wear it. It’s even better when they get inspired and try to search for their own real style for themselves.
***
On a roll
Where do young Internet tastemakers go to feel inspired? Evita Nuh shares a few of her favourite sites that get the creative juices flowing
REESEYPEASY.COM
Run by 24-year-old Filipina Reese Lansangan, this blog is host to her fashion musings and work as an artist and designer. “It’s a superfun blog, made by a supertalented girl – she’s a singer, too,” notes Nuh. “I love her fun and colourful street style.”
HAZELCILLS.COM
A compilation of lists, articles and images from New York-based writer Hazel Cills, described by Nuh as “a very talented journalist,” who writes for Rookie, the Los Angeles Times and Rolling Stone.
“Her work is amazing!” says Nuh about the blog run by Polish photographer Laura Makabresku. “As a photography enthusiast, there’s no way I couldn’t fall in love with her work. It’s hauntingly beautiful, just the way I like it.”
-
Jangan lekati apapun, lepaskan, ikhlaslah apa adanya Apapun yang kamu perbuat pintu hatimu selalu terbuka untukmu, masuklah.
Bedug
Berkali-kali flightku di batalkan karena asap menghalangi jarak pandang pesawat yang hendak take off. Baru sekali ini di antara puluhan kali...









